Berita
Wednesday, 17 June 2026
Admin YIPB

Menuju Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Dorong Lahirnya Pelatih Paralimpik Berkualitas

Karanganyar – Komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) olahraga disabilitas kembali ditegaskan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani, SH., LLM.

Hal tersebut disampaikan Reda saat membuka kegiatan Training of Trainers (ToT) bagi para pelatih dan instruktur kontingen paralimpik Indonesia, di NPC Training Center Delingan, Karanganyar pada 11 Mei lalu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, serta menjadi bagian dari persiapan kontingen Indonesia menghadapi Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.

Dalam kapasitasnya sebagai Chef de Mission (CdM) National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Reda Manthovani menegaskan prestasi atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kualitas pendampingan yang diberikan para pelatih.

“Para pelatih memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, mental, dan kemampuan atlet. Karena itu, peningkatan kapasitas pelatih harus menjadi prioritas dalam proses pembinaan olahraga paralimpik,” ujar Reda.

Sebagai inisiator Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB), Reda Manthovani selama ini dikenal aktif mendorong terciptanya ruang yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, olahraga merupakan salah satu sarana penting untuk menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak pernah menjadi penghalang untuk berprestasi dan menginspirasi masyarakat.

Melalui kegiatan ToT ini, para pelatih dibekali metode kepelatihan terbaru yang lebih adaptif terhadap kebutuhan atlet paralimpik. Selain itu, program ini juga menjadi wadah transfer pengetahuan dari pelatih senior kepada generasi pelatih berikutnya agar keberlanjutan prestasi dapat terus terjaga.

Reda juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan.

“Kami memohon dukungan penuh dari Bapak Menpora Erick Thohir untuk terus mengawal dan membantu tim paralimpik yang akan berangkat ke Nagoya,” ucap Reda.

‘Melalui program-program yang ada di Kemenpora, kami optimistis atlet kita mampu bersaing di level tertinggi,” lanjutnya.

Menpora Erick Thohir memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai peningkatan kualitas pelatih merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan olahraga paralimpik Indonesia.

Menurut Erick, program seperti ToT harus menjadi agenda berkelanjutan karena keberhasilan atlet lahir dari proses pembinaan yang konsisten dan didukung oleh pelatih yang kompeten.

Melalui penguatan kapasitas SDM, Indonesia diharapkan tidak hanya mampu bersaing di Asian Para Games 2026, tetapi juga semakin memperkokoh fondasi pembinaan olahraga inklusif yang memberikan kesempatan setara bagi semua atlet untuk berkembang dan berprestasi.

Berita Kegiatan Lainnya

Berita
Monday, 8 June 2026

Reda Manthovani: MBG untuk Penyandang Disabilitas Tak Gunakan Dana Pemerintah

Jakarta – Nama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., menjadi sorotan

Berita
Monday, 8 June 2026

Reda Manthovani Tegaskan MBG Swasta Tak Terkait Program Pemerintah, Murni Gerakan Kemanusiaan

Jakarta – Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., memberikan klarifikasi terkait

Berita
Tuesday, 19 May 2026

Sinergi Lintas Sektor di Festival Suara Nusantara: Hidupkan Tradisi Lisan Sekaligus Dorong Ekonomi Kreatif

Serang – Keberhasilan penyelenggaraan Festival Storytelling Suara Nusantara Banten 2026 menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi multipihak dapat berdampak luas. Tidak

Berita
Tuesday, 19 May 2026

Gubernur Banten Andra Soni: Budaya Tutur adalah Akar Jati Diri dan Pembentuk Karakter Pemimpin Masa Depan

Serang – Pembentukan nilai moral dan etika pada generasi muda tidak selalu harus dilakukan secara kaku di dalam kelas. Dongeng

Berita
Tuesday, 19 May 2026

Menyediakan Ruang Inklusif, Festival Suara Nusantara Banten Gali Potensi Literasi Ratusan Anak

Memberikan ruang ekspresi yang setara dan inklusif bagi generasi muda merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan diri mereka sejak dini.

Berita
Wednesday, 1 April 2026

Bukan Sekadar Dongeng, Suara Nusantara 2026 Jadi Wadah Pelestarian Budaya Banten di Era Digital

Jakarta – Seni mendongeng kini tak lagi terbatas pada api unggun atau pojok perpustakaan. Festival Storytelling Suara Nusantara 2026 membuktikan

Bergabung Menjadi Tim Kami!

Merasa Terinspirasi?

Jadilah bagian dari tim yang menghargai inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan. Bersama-sama, kita menciptakan strategi yang berdampak dan membuat perbedaan.