Berita
Monday, 8 June 2026
Admin YIPB

Reda Manthovani: MBG untuk Penyandang Disabilitas Tak Gunakan Dana Pemerintah

Jakarta – Nama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., menjadi sorotan setelah disebut dalam laporan Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait pelaksanaan MBG Swasta.

Meski demikian, Reda memilih memberikan penjelasan langsung kepada publik mengenai posisi dan keterlibatannya dalam program yang dipersoalkan tersebut.

Menurut Reda, program yang dijalankan bersama Yayasan Inklusi Pelita Bangsa merupakan kegiatan kemanusiaan yang ditujukan untuk membantu penyandang disabilitas memenuhi kebutuhan gizi mereka.

“Dalam menyikapi informasi yang beredar terkait Program MBG untuk penyandang disabilitas, saya telah menjelaskan secara langsung dalam dialog di Kompas TV bahwa program ini merupakan murni program kemanusiaan yang lahir dari semangat kepedulian dan gotong royong,” kata Reda melalui akun Instagram pribadinya.

Ia menegaskan bahwa program tersebut sama sekali tidak menggunakan anggaran negara maupun dana pemerintah, sehingga tidak memiliki keterkaitan dengan program MBG nasional yang berada di bawah pengelolaan Badan Gizi Nasional.

“Perlu saya tegaskan pelaksanaan program ini tidak menggunakan anggaran negara maupun dana pemerintah. Seluruh kegiatan dijalankan melalui dukungan dan partisipasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan gizi bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” jelasnya.

Selain membantah adanya keterkaitan dengan penggunaan anggaran negara, Reda juga menyoroti pentingnya verifikasi informasi sebelum masyarakat membentuk opini.

Menurutnya, era digital membuat informasi dapat menyebar dengan sangat cepat sehingga publik perlu memastikan validitas sumber yang digunakan.

“Mari bersama-sama lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Reda.

Ia menambahkan semangat membantu masyarakat yang membutuhkan tidak harus selalu menunggu dukungan dari negara. Kepedulian sosial, menurutnya, dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak yang memiliki tujuan yang sama.

“Karena kepedulian tidak selalu harus menunggu anggaran, tetapi dapat dimulai dari niat baik untuk membantu sesama,” pungkas Reda.

Melalui klarifikasi tersebut, Reda berupaya meluruskan informasi yang berkembang sekaligus menegaskan MBG Swasta merupakan inisiatif sosial independen yang tidak terhubung dengan pelaksanaan MBG nasional milik pemerintah.

Berita Kegiatan Lainnya

Berita
Monday, 8 June 2026

Reda Manthovani: MBG untuk Penyandang Disabilitas Tak Gunakan Dana Pemerintah

Jakarta – Nama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., menjadi sorotan

Berita
Monday, 8 June 2026

Reda Manthovani Tegaskan MBG Swasta Tak Terkait Program Pemerintah, Murni Gerakan Kemanusiaan

Jakarta – Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., memberikan klarifikasi terkait

Berita
Tuesday, 19 May 2026

Sinergi Lintas Sektor di Festival Suara Nusantara: Hidupkan Tradisi Lisan Sekaligus Dorong Ekonomi Kreatif

Serang – Keberhasilan penyelenggaraan Festival Storytelling Suara Nusantara Banten 2026 menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi multipihak dapat berdampak luas. Tidak

Berita
Tuesday, 19 May 2026

Gubernur Banten Andra Soni: Budaya Tutur adalah Akar Jati Diri dan Pembentuk Karakter Pemimpin Masa Depan

Serang – Pembentukan nilai moral dan etika pada generasi muda tidak selalu harus dilakukan secara kaku di dalam kelas. Dongeng

Berita
Tuesday, 19 May 2026

Menyediakan Ruang Inklusif, Festival Suara Nusantara Banten Gali Potensi Literasi Ratusan Anak

Memberikan ruang ekspresi yang setara dan inklusif bagi generasi muda merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan diri mereka sejak dini.

Berita
Wednesday, 1 April 2026

Bukan Sekadar Dongeng, Suara Nusantara 2026 Jadi Wadah Pelestarian Budaya Banten di Era Digital

Jakarta – Seni mendongeng kini tak lagi terbatas pada api unggun atau pojok perpustakaan. Festival Storytelling Suara Nusantara 2026 membuktikan

Bergabung Menjadi Tim Kami!

Merasa Terinspirasi?

Jadilah bagian dari tim yang menghargai inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan. Bersama-sama, kita menciptakan strategi yang berdampak dan membuat perbedaan.