Berita
Wednesday, 23 July 2025
Admin YIPB

Yayasan Inklusi Pelita Bangsa Berbagi Kepedulian di SLBN 7 Jakarta

Dalam upaya mendukung program makan bergizi gratis yang tengah dicanangkan oleh pemerintah, Cahaya Manthovani dan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa menggelar aksi berbagi makanan sehat bergizi dan sembako kepada para siswa siswi di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 7 Jakarta.

Cahaya Manthovani, sociopreneur yang aktif dalam isu sosial dan penyandang disabilitas mengatakan, langkah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para murid SLB yang masih belum sepenuhnya mendapatkan kesempatan dalam program makan bergizi gratis.

“Kami ingin memastikan anak-anak ini tetap mendapatkan asupan makanan yang sehat dan bernutrisi, karena gizi yang baik sangat penting untuk membantu mereka agar lebih semangat belajar, lebih fokus dan berkembang secara lebih optimal,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima RRI, Selasa (11/3/2025).

Dalam kesempatan ini, sebanyak 268 murid SLB Negeri 7 menerima bantuan paket sembako, sementara 340 paket makan bergizi gratis dengan menu yang tetap menjaga kualitas gizi, khususnya dalam bulan Ramadan, dibagikan kepada para siswa dan peserta yang hadir.

Pemilihan SLB Negeri 7 Jakarta sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Cahaya menjelaskan bahwa sekolah ini sebelumnya telah menjalankan program serupa dan memiliki kesiapan untuk mengelola bantuan secara efektif.

“Kami bekerja sama dengan komite orang tua murid yang langsung terlibat dalam proses penyusunan menu, proses memasak, hingga penyajian makanan. Karena mereka lebih memahami kebutuhan anak-anak, termasuk alergi dan batasan makanan tertentu,” ucap putri dari Reda Manthovani, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) tersebut.

Cahaya memastikan bahwa program yang dilaksanakan kali ini akan terus berlanjut setelah Lebaran, bahkan dalam bentuk bantuan yang lebih luas, sembari menunggu kebijakan pemerintah mengenai program makan bergizi gratis untuk SLB.

Kepala Sekolah SLB Negeri 7 Jakarta Elda Rifni mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Yayasan Inklusi Pelita Bangsa. “Acara ini luar biasa, dan kami sangat bangga serta bersyukur. Ini adalah rezeki bagi siswa-siswa kami yang kami terima dengan senang hati. Ini bukan hanya sekadar bantuan, tetapi juga bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi anak-anak di SLB Negeri 7,” ucapnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Purwosusilo yang turut hadir dan memberikan apresiasinya terhadap kegiatan Bakti Sosial dan Penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis  tersebut.

Dia mengakui bahwa saat ini masih ada sejumlah sekolah yang belum mendapatkan giliran dalam program makan bergizi gartis yang dicanangkan pemerintah, termasuk SLB Negeri 7 Jakarta.

“Momen berbagi ini sangat luar biasa. SLB Negeri 7 Jakarta memang masih menunggu giliran dalam program makan bergizi nasional karena prosesnya bertahap, sehingga bantuan ini sangat berarti bagi mereka,” katanya.

Sementara itu, komedian Aden Bajaj yang hadir dalam kegiatan tersebut juga mengaku sangat terinspirasi oleh inisiasi yang dilakukan oleh Cahaya Manthovani dan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa dengan berbagi dan bertemu langsung bersama para murid SLB Negeri 7 Jakarta.

“Saya melihat banyak teman-teman yang berkekurangan, tapi mereka tetap semangat berjuang dan belajar. Ini jadi tamparan buat saya pribadi dan kita semua. Daripada uang kita dihamburkan untuk hal yang tidak jelas, lebih baik kita kumpulkan dan donasikan untuk mereka yang membutuhkan,” ujar Aden.

Aden juga mengajak lebih banyak orang untuk terlibat dalam kegiatan sosial seperti ini. “Kegiatan yang dilakukan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa sangat baik dan membuka mata kita semua bahwa masih banyak orang yang membutuhkan. Ini bisa jadi wawasan baru untuk kita, bahwa berbagi itu sangat berarti,” ucapnya menambahkan.

Dengan adanya dukungan dari komunitas, dunia pendidikan, hingga dunia hiburan, diharapkan program serupa akan terus berlajut dan menjangkau lebih banyak anak-anak berkebutuhan khusus di berbagai daerah. Cahaya Manthovani pun mengajak lebih banyak pihak untuk turut serta membangun lingkungan yang lebih inklusif dan peduli terhadap mereka yang membutuhkan.

“Kami mengajak teman-teman untuk melihat langsung bagaimana anak-anak ini tetap semangat belajar meski dengan keterbatasan. Semangat mereka justru menjadi inspirasi bagi kita semua. Semakin banyak yang peduli, semakin luas dampak yang bisa kita berikan untuk anak-anak kita,” katanya.

Oleh: Erik Hamzah Editor: Iwan Bagus Irawan

Sumber : RRI ( Radio Republik Indonesia )

Berita Kegiatan Lainnya

Berita
Monday, 8 June 2026

Reda Manthovani: MBG untuk Penyandang Disabilitas Tak Gunakan Dana Pemerintah

Jakarta – Nama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., menjadi sorotan

Berita
Monday, 8 June 2026

Reda Manthovani Tegaskan MBG Swasta Tak Terkait Program Pemerintah, Murni Gerakan Kemanusiaan

Jakarta – Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., memberikan klarifikasi terkait

Berita
Tuesday, 19 May 2026

Sinergi Lintas Sektor di Festival Suara Nusantara: Hidupkan Tradisi Lisan Sekaligus Dorong Ekonomi Kreatif

Serang – Keberhasilan penyelenggaraan Festival Storytelling Suara Nusantara Banten 2026 menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi multipihak dapat berdampak luas. Tidak

Berita
Tuesday, 19 May 2026

Gubernur Banten Andra Soni: Budaya Tutur adalah Akar Jati Diri dan Pembentuk Karakter Pemimpin Masa Depan

Serang – Pembentukan nilai moral dan etika pada generasi muda tidak selalu harus dilakukan secara kaku di dalam kelas. Dongeng

Berita
Tuesday, 19 May 2026

Menyediakan Ruang Inklusif, Festival Suara Nusantara Banten Gali Potensi Literasi Ratusan Anak

Memberikan ruang ekspresi yang setara dan inklusif bagi generasi muda merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan diri mereka sejak dini.

Berita
Wednesday, 1 April 2026

Bukan Sekadar Dongeng, Suara Nusantara 2026 Jadi Wadah Pelestarian Budaya Banten di Era Digital

Jakarta – Seni mendongeng kini tak lagi terbatas pada api unggun atau pojok perpustakaan. Festival Storytelling Suara Nusantara 2026 membuktikan

Bergabung Menjadi Tim Kami!

Merasa Terinspirasi?

Jadilah bagian dari tim yang menghargai inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan. Bersama-sama, kita menciptakan strategi yang berdampak dan membuat perbedaan.