Berita
Monday, 13 October 2025
Admin YIPB

AI dan Command Center Dukung Transparansi Program Makan Bergizi Gratis di Banten

Jakarta – Di tengah meningkatnya kebutuhan akan akurasi dan transparansi dalam program sosial, Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) menghadirkan terobosan baru lewat pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan sistem pemantauan digital dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)-Swasta.

Bersama Grab dan OVO, YIPB mengoperasikan MBG Command Center yang berfungsi memantau seluruh rantai distribusi makanan secara real-time. Command Center yang berlokasi di kantor GrabSupport Jakarta Selatan ini bekerja layaknya ruang kendali terpadu.

Di sini, data dari dapur mitra UMKM, kurir, hingga sekolah penerima manfaat dikumpulkan dan dianalisis setiap hari. Teknologi berbasis AI membantu tim memantau waktu pengantaran, kondisi makanan, dan kepatuhan terhadap standar gizi dan kebersihan yang telah ditetapkan.

“Pemanfaatan teknologi digital, termasuk command center berbasis AI, membuat kami bisa memastikan makanan sampai tepat waktu dan dalam kondisi terbaik,” ujar Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia.

Sistem ini tak hanya mendeteksi keterlambatan atau kesalahan pengiriman, tetapi juga mampu memberikan notifikasi otomatis jika ada indikasi pelanggaran standar kebersihan atau gizi. Semua data tersimpan dalam sistem terintegrasi yang dapat diakses oleh tim YIPB, Grab, dan OVO untuk evaluasi harian maupun inspeksi berkala.

Program MBG-Swasta sendiri telah menjangkau 18 sekolah khusus di lima kota/kabupaten di Banten, melibatkan 12 UMKM penyedia makanan, dan melayani lebih dari 2.200 anak berkebutuhan khusus serta guru. Seluruh proses berjalan di bawah standar ketat yang disusun bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan setempat.

Menurut Cahaya Manthovani, Ketua Pelaksana Harian YIPB, inovasi teknologi dalam program sosial menjadi langkah penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan keamanan.

“Dengan sistem pengawasan gizi end-to-end secara digital, kami bisa memantau setiap tahap penyajian makanan. Ini penting karena banyak siswa berkebutuhan khusus memiliki pantangan atau alergi makanan tertentu,” ujarnya.

Selain menjamin keamanan distribusi, penerapan AI juga membantu dalam analisis pola konsumsi dan kebutuhan gizi siswa di berbagai wilayah. Data ini menjadi dasar bagi YIPB dan Grab untuk menyesuaikan menu dan memperbaiki rantai logistik dari waktu ke waktu.

Bagi Maya Miranda Ambarsari, Ketua Pembina YIPB, teknologi bukan sekadar alat bantu, melainkan kunci keberlanjutan.

“Pemanfaatan teknologi dan evaluasi rutin membuat distribusi makanan semakin transparan dan akurat. Ini adalah cara kami memastikan setiap langkah program membawa dampak nyata,” katanya.

Lebih jauh, Grab dan OVO juga mengintegrasikan teknologi pemantauan dengan sistem logistik internal, memungkinkan pelacakan makanan dari dapur ke sekolah tanpa jeda data. Pendekatan tech for good ini memperlihatkan bagaimana inovasi digital bisa diterapkan di sektor sosial, bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan inklusi.

Dengan dukungan sistem berbasis AI ini, program MBG-Swasta tak hanya menjadi inisiatif gizi semata, melainkan model baru bagi penerapan teknologi cerdas untuk kesejahteraan sosial di Indonesia.

Berita Kegiatan Lainnya

Berita
Monday, 30 March 2026

Interaksi Sosial dalam Pendidikan Inklusif: Kunci Menghapus Stigma Sejak Dini

Jakarta – Interaksi sosial menjadi elemen penting dalam membangun lingkungan yang inklusif. Tidak hanya soal belajar di ruang yang sama,

Berita
Saturday, 28 March 2026

Setiap Anak Adalah Bintang: Merayakan Keberagaman dalam Tumbuh Kembang

Jakarta – Setiap anak memiliki keunikan dan waktu berkembang yang berbeda. Prinsip ini menjadi dasar pendekatan inklusi yang diusung oleh

Berita
Saturday, 28 March 2026

Percaya Diri sebagai Kunci Berkarya: Kisah dan Inspirasi Dr.Fauzi Dosen Disabilitas

Jakarta – Kepercayaan diri seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi penyandang disabilitas. Stigma sosial yang masih ada dapat memengaruhi cara seseorang

Berita
Saturday, 28 March 2026

Dari Ketergantungan Menuju Kemandirian: Inklusi sebagai Jalan Hidup

Jakarta – Salah satu tujuan utama dari gerakan inklusi adalah menciptakan kemandirian bagi penyandang disabilitas. Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB)

Berita
Friday, 27 March 2026

YIPB Penggerak Perubahan Inklusi

Jakarta – Perjalanan menuju Indonesia yang inklusif masih panjang, namun langkah-langkah nyata mulai terlihat. Yayasan Inklusi Pelita Bangsa menjadi salah

Berita
Friday, 27 March 2026

Pendidikan Inklusif: Menghargai Perbedaan, Membangun Potensi Setiap Anak

Jakarta – Pendidikan inklusif bukan sekadar konsep menerima anak berkebutuhan khusus di ruang kelas yang sama, tetapi bagaimana sistem pendidikan

Bergabung Menjadi Tim Kami!

Merasa Terinspirasi?

Jadilah bagian dari tim yang menghargai inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan. Bersama-sama, kita menciptakan strategi yang berdampak dan membuat perbedaan.