Berita
Wednesday, 23 July 2025
Admin YIPB

YIPB, Grab, dan OVO Sinergi untuk Gizi Anak SLB: Sentuhan Nyata untuk Masa Depan Inklusif

Program uji coba “Makan Bergizi Gratis” (MBG) baru saja diluncurkan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) bersama OVO dan Grab Indonesia. Program tersebut menyasar 1.500 murid dan guru yang tersebar di 11 Sekolah Khusus se-Tangerang Raya hingga April 2026 mendatang.

Program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap agenda prioritas nasional “8 Program Hasil Terbaik Cepat” dari pemerintah, yang menargetkan 80 juta penerima manfaat Makan Bergizi Gratis hingga 2029 mendatang.

Sebagai titik awal perluasan inisiatif sosial yang menyentuh langsung anak-anak berkebutuhan khusus, dilakukan uji coba MBG di Sekolah Khusus (SKH) Yayasan Karya Dharma Wanita (YKDW) 01–03 Kota Tangerang, pada pertengahan April ini (14/4).

Syukuran atas diselenggarakannya program tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Cahaya Manthovani selaku Ketua Pelaksana Harian Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Maya Miranda Ambarsari selaku Ketua Pembina Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Tirza Reinata Chief of Public Affairs Grab Indonesia, dan Hj. Titin Suhartini, Ketua YKDW Kota Tangerang.

“Hari ini menjadi momentum penting bagi kami. Program ini bukan hanya tentang memberikan makanan sehat, tapi tentang menghadirkan perhatian, dan kepedulian yang nyata untuk teman-teman kita, anak-anak berkebutuhan khusus,” ungkap Cahaya Manthovani, Ketua Pelaksana Harian Yayasan Inklusi Pelita Bangsa.

Pihaknya sangat mengapresiasi dukungan dari OVO dan Grab Indonesia. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa ketika dunia sosial dan dunia usaha bersatu, maka akan lahir perubahan yang nyata.

“Dengan kolaborasi ini, kami berharap anak-anak berkebutuhan khusus di berbagai wilayah, termasuk Tangerang Raya bisa merasakan manfaat dari asupan makanan bergizi yang berkualitas,” ujarnya.

Sebelumnya, program serupa telah dilakukan di SLB Negeri 07 Jakarta. Respons positif dari guru, orang tua, dan terutama dari anak-anak menjadi dorongan besar untuk mengembangkan program ini lebih luas. “Semangat dan senyum anak-anak saat menerima makanan sehat menjadi motivasi besar bagi kami,” ucapnya.

Ketua Pembina Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) Maya Miranda Ambarsari mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar yayasan dalam memastikan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat dan berkembang.

“Kami percaya bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi luar biasa yang perlu kita dukung bersama. Gizi yang baik, menjadi pondasi utama mereka untuk bisa belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” urainya.

Saat ini, kolaborasi antara YIPB, OVO dan Grab memang masih terfokus di Tangerang Raya. Namun secara jangka panjang, ia menargetkan bisa menjangkau lebih banyak SLB di berbagai wilayah di Indonesia.

YIPB, Grab, dan OVO Sinergi untuk Gizi Anak SLB: Sentuhan Nyata untuk Masa Depan Inklusif

“Kami tidak akan berhenti di sini. Program ini akan terus berkembang dan dapat terus berkelanjutan memberi manfaat lebih luas, karena setiap anak, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan makanan bergizi untuk masa depan yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Titin Suhartini, Ketua YKDW Kota Tangerang menegaskan bahwa program seperti ini membawa harapan baru bagi sekolah-sekolah khusus yang selama ini berjuang dalam keterbatasan. “Anak-anak kami punya semangat luar biasa, tapi kebutuhan mereka berbeda. Bantuan seperti ini bukan hanya memberi gizi, tapi juga rasa percaya diri. Mereka merasa diperhatikan,” ia meyakini.

Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur OVO, menyampaikan bahwa partisipasi mereka bukan sekadar CSR, melainkan komitmen jangka panjang terhadap pembangunan sosial yang inklusif.
“Kami percaya bahwa teknologi harus bermanfaat bagi semua kalangan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Lewat kolaborasi ini, kami berharap bisa turut memperluas dampak positif secara berkelanjutan,” jelasnya.

Adapun menu makanan yang diberikan kepada para siswa-siswa tersebut telah dirancang sesuai rekomendasi Badan Gizi Nasional dengan penyesuaian untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Semua bahan makanan disediakan oleh merchant yang merupakan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) sekitar, sehingga program ini juga bisa menciptakan dampak terhadap ekonomi lokal. “Kami ingin menciptakan ekosistem inklusif yang memberdayakan masyarakat,” pungkas Tirza Reinata Chief of Public Affairs Grab Indonesia.

Oleh : Alvin Pratama, Sumber : INFOBRAND.ID

 

Berita Kegiatan Lainnya

Berita
Tuesday, 31 March 2026

Inspirasi dari Panggung Dunia: Kisah Putri Ariana yang Bersinar Tanpa Batas

Jakarta – Kehadiran sosok inspiratif menjadi salah satu cara efektif untuk mengubah perspektif masyarakat terhadap disabilitas. Salah satu contoh nyata

Berita
Monday, 30 March 2026

Ruang Belajar Ramah Disabilitas: Lebih dari Sekadar Fasilitas

Jakarta – Menciptakan ruang belajar yang ramah bagi anak berkebutuhan khusus bukan hanya soal menyediakan fasilitas fisik. Lebih dari itu,

Berita
Monday, 30 March 2026

Tujuh Pilar Inklusi: Fondasi Membangun Masyarakat Setara

Jakarta – Mewujudkan inklusi tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas fisik. Ada berbagai elemen lain yang menjadi fondasi penting dalam

Berita
Monday, 30 March 2026

Interaksi Sosial dalam Pendidikan Inklusif: Kunci Menghapus Stigma Sejak Dini

Jakarta – Interaksi sosial menjadi elemen penting dalam membangun lingkungan yang inklusif. Tidak hanya soal belajar di ruang yang sama,

Berita
Saturday, 28 March 2026

Setiap Anak Adalah Bintang: Merayakan Keberagaman dalam Tumbuh Kembang

Jakarta – Setiap anak memiliki keunikan dan waktu berkembang yang berbeda. Prinsip ini menjadi dasar pendekatan inklusi yang diusung oleh

Berita
Saturday, 28 March 2026

Percaya Diri sebagai Kunci Berkarya: Kisah dan Inspirasi Dr.Fauzi Dosen Disabilitas

Jakarta – Kepercayaan diri seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi penyandang disabilitas. Stigma sosial yang masih ada dapat memengaruhi cara seseorang

Bergabung Menjadi Tim Kami!

Merasa Terinspirasi?

Jadilah bagian dari tim yang menghargai inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan. Bersama-sama, kita menciptakan strategi yang berdampak dan membuat perbedaan.