Jakarta – Kepercayaan diri seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi penyandang disabilitas. Stigma sosial yang masih ada dapat memengaruhi cara seseorang memandang dirinya sendiri.
Namun, banyak sosok inspiratif yang berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya. Salah satunya adalah Dr. Muhammad Fauzi, S.DS, M.DS, seorang dosen tuli sekaligus fotografer seni.
Melalui karya dan dedikasinya, ia menunjukkan bahwa potensi dapat berkembang ketika diberikan ruang dan kesempatan.
“Percaya diri adalah kunci penting dalam berkarya” menjadi pesan yang relevan bagi banyak individu.
Yayasan Inklusi Pelita Bangsa terus mendorong lahirnya lebih banyak sosok inspiratif dengan menyediakan ruang ekspresi dan pengembangan diri.
Dengan dukungan yang tepat, penyandang disabilitas tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga berprestasi dan menginspirasi banyak orang.
Kisah-kisah ini menjadi pengingat bahwa inklusi bukan tentang keterbatasan, melainkan tentang membuka peluang.