Berita
Thursday, 7 August 2025
Admin YIPB

Merayakan Semangat Inklusi Lewat Tenis Meja: YIPB Dukung Kejuaraan Inklusif Berskala Nasional di Jakarta

Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) berkolaborasi dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DKI Jakarta untuk menggelar sebuah ajang olahraga yang mengusung nilai-nilai persatuan dan kesetaraan: NPCI DKI Jakarta Table Tennis Championship 2025.

Turnamen inklusif tersebut digelar selama tiga hari, mulai Jumat (8/8/2025) hingga Minggu (10/8/2025), di Mal Pluit Village, Jakarta Utara, dan menghadirkan suasana kompetisi yang meriah, penuh sportivitas, dan inspirasi. Lebih dari sekadar pertandingan, turnamen ini menjadi panggung yang menyatukan atlet difabel dan non-difabel dalam satu arena yang setara.

“Melalui ajang ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa semua orang, apapun latar belakangnya, berhak untuk tampil, bersaing, dan berprestasi. Inilah makna sejati dari inklusi,” ujar Cahaya Manthovani, Ketua YIPB.

Turnamen ini turut mendapatkan dukungan luar biasa dari berbagai pihak. Pada pembukaan acara, hadir dua tokoh penting dalam kabinet pemerintahan, yaitu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid.

Keduanya hadir untuk memberikan semangat kepada para peserta sekaligus mengukuhkan komitmen negara terhadap pengembangan olahraga inklusif.

Kehadiran Raffi Ahmad dan Denny Sumargo, artis sekaligus pengusaha muda yang aktif dalam kegiatan sosial, menambah semarak acara pembukaan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta muda.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, turut menghadiri acara penutupan pada 10 Agustus 2025 untuk menyerahkan apresiasi kepada para pemenang. Ia juga menyampaikan pentingnya dukungan terhadap olahraga sebagai bagian dari kesehatan masyarakat inklusif.

NPCI DKI Jakarta Table Tennis Championship 2025 mempertandingkan dua kategori utama. Pertama adalah Kategori Umum, yakni Kelompok Umur U-15: putra dan putri, Divisi 7, 8, 9: peserta berusia minimal 30 tahun.

Kedua adalah Kategori Difabel dibagi berdasarkan kelas fungsional disabilitas, yakni Kelas 1–3: pengguna kursi roda, Kelas 4–5: berdiri dengan disabilitas berat, Kelas 6–8: disabilitas sedang, dan Kelas 9–11: disabilitas ringan hingga intelektual.

Para peserta bersaing memperebutkan dua trofi bergengsi, yaitu Piala Prof. Dr. Reda Manthovani, SH., LL.M. (kategori umum) dan Piala NPC DKI Jakarta (kategori disabilitas)

Dengan total hadiah sebesar Rp180 juta, turnamen ini tidak hanya menjadi ruang prestasi, tetapi juga simbol bahwa olahraga adalah hak dan kebanggaan semua orang, tanpa memandang batasan fisik maupun sosial.

YIPB percaya kemajuan inklusi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi. Turnamen ini menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama antarorganisasi, dukungan pemerintah, dan partisipasi publik dapat menciptakan momentum positif dalam membangun Indonesia yang lebih setara.

Berita Kegiatan Lainnya

Berita
Monday, 30 March 2026

Interaksi Sosial dalam Pendidikan Inklusif: Kunci Menghapus Stigma Sejak Dini

Jakarta – Interaksi sosial menjadi elemen penting dalam membangun lingkungan yang inklusif. Tidak hanya soal belajar di ruang yang sama,

Berita
Saturday, 28 March 2026

Setiap Anak Adalah Bintang: Merayakan Keberagaman dalam Tumbuh Kembang

Jakarta – Setiap anak memiliki keunikan dan waktu berkembang yang berbeda. Prinsip ini menjadi dasar pendekatan inklusi yang diusung oleh

Berita
Saturday, 28 March 2026

Percaya Diri sebagai Kunci Berkarya: Kisah dan Inspirasi Dr.Fauzi Dosen Disabilitas

Jakarta – Kepercayaan diri seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi penyandang disabilitas. Stigma sosial yang masih ada dapat memengaruhi cara seseorang

Berita
Saturday, 28 March 2026

Dari Ketergantungan Menuju Kemandirian: Inklusi sebagai Jalan Hidup

Jakarta – Salah satu tujuan utama dari gerakan inklusi adalah menciptakan kemandirian bagi penyandang disabilitas. Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB)

Berita
Friday, 27 March 2026

YIPB Penggerak Perubahan Inklusi

Jakarta – Perjalanan menuju Indonesia yang inklusif masih panjang, namun langkah-langkah nyata mulai terlihat. Yayasan Inklusi Pelita Bangsa menjadi salah

Berita
Friday, 27 March 2026

Pendidikan Inklusif: Menghargai Perbedaan, Membangun Potensi Setiap Anak

Jakarta – Pendidikan inklusif bukan sekadar konsep menerima anak berkebutuhan khusus di ruang kelas yang sama, tetapi bagaimana sistem pendidikan

Bergabung Menjadi Tim Kami!

Merasa Terinspirasi?

Jadilah bagian dari tim yang menghargai inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan. Bersama-sama, kita menciptakan strategi yang berdampak dan membuat perbedaan.