Jakarta – Salah satu tujuan utama dari gerakan inklusi adalah menciptakan kemandirian bagi penyandang disabilitas. Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) menempatkan kemandirian sebagai hasil akhir dari setiap program yang dijalankan.
Berbagai kegiatan yang dilakukan yayasan dirancang untuk membangun kesiapan jangka panjang, baik dalam aspek sosial maupun ekonomi.
Pendekatan ini menekankan inklusi bukan tentang memberikan bantuan semata, tetapi menciptakan kemampuan untuk hidup mandiri. Ketua Harian YIPB, Cahaya Manthovani, menyampaikan,
“Inklusi harus menjadi wadah untuk mengukir mimpi, bukan menciptakan ketergantungan.”
Melalui pelatihan, interaksi sosial, hingga kegiatan pengembangan diri, individu didorong untuk mengenali potensi mereka sendiri. Proses ini menjadi penting dalam membangun kepercayaan diri.
Pada akhirnya, kemandirian bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga tentang kemampuan mengambil keputusan, berinteraksi, dan berkontribusi dalam masyarakat. Inklusi menjadi jembatan menuju kehidupan yang lebih bermakna.