Jakarta – Pendekatan teknologi menjadi pembeda utama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) bersama Grab dan OVO.
Melalui command center berbasis kecerdasan buatan (AI), proses distribusi dan kualitas makanan dapat dipantau secara real-time. Sistem ini memastikan setiap makanan yang diberikan memenuhi standar gizi dan keamanan.
Penggunaan teknologi juga memungkinkan adanya evaluasi berkelanjutan, sehingga program dapat terus ditingkatkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Cahaya Manthovani menyatakan, “Pengawasan digital membantu kami memastikan standar gizi tetap terjaga.”
Inovasi ini menunjukkan bahwa program sosial dapat berkembang lebih efektif dengan dukungan teknologi yang tepat.