Berita
Monday, 17 November 2025
Admin YIPB

Aksi Memukau Para Grand Finalis Suara Nusantara: Dari Malin Kundang hingga Gatotkaca, Cerita Rakyat Hidup Kembali di Panggung

Jakarta – Babak grand final Festival Storytelling Cerita Rakyat “Suara Nusantara” 2025 menjadi ajang pembuktian kreativitas dan keberanian para peserta. Panggung di Jakarta mendadak berubah menjadi ruang magis yang dipenuhi legenda.

Para grand finalis tampil all out, membawa kembali kisah Nusantara dengan cara yang segar, ekspresif, dan memukau penonton. Sejak penampilan pertama, suasana langsung terasa berbeda.

Penonton disuguhkan eksplorasi cerita yang bukan hanya diceritakan, tetapi dihidupkan lewat kostum, properti, musik, hingga ekspresi teatrikal yang matang.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah penampilan kisah Malin Kundang. Dengan intonasi kuat dan permainan emosi yang tajam, peserta membawakan ulang tragedi anak durhaka itu seolah terjadi di depan mata.

Momen ketika sang ibu mengutuk Malin menjadi batu disampaikan dengan dramatik dan penuh penghayatan, membuat banyak penonton terdiam. Tak kalah seru, peserta lain membawakan kisah ikonik Timun Mas.

Mereka menghadirkan suasana hutan, suara raksasa Buto Ijo, hingga adegan pelarian yang dibuat seru melalui gerak tubuh dan properti. Penonton dibuat ikut tegang sekaligus terhibur.

Dari Timur Indonesia, grand finalis yang membawakan Biwar Penakluk Naga dari Papua menyuguhkan energi yang berbeda. Dengan kostum bernuansa etnik dan ritme cerita yang cepat, ia membawa penonton masuk ke dunia magis Papua, lengkap dengan visualisasi naga dan keberanian tokoh Biwar.

Penampilan ini mendapat tepuk tangan panjang berkat kekuatan narasi yang jarang ditampilkan dalam festival sejenis. Namun salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian adalah cerita tentang Gatotkaca.

Peserta ini tidak hanya mendongeng, dia tampil lengkap dengan wayang Gatotkaca, menggabungkan seni tutur dan seni pedalangan dalam satu panggung. Cara ia memainkan wayang sambil bercerita menunjukkan kematangan teknik sekaligus kecintaan pada budaya Jawa. Penonton berkali-kali bersorak kagum.

Kostum dan Properti Bikin Penampilan Kian Hidup

Para grand finalis benar-benar tampil total. Hampir semua peserta hadir dengan pakaian daerah, riasan khas, serta properti yang memperkuat karakter cerita. Ada yang membawa replika hutan kecil, perisai, keranjang bambu, benda-benda magis, hingga boneka hewan sesuai legenda yang dibawakan.

Kreativitas yang mereka hadirkan memperkaya festival dan menjadi bukti bahwa anak-anak Indonesia mampu mengolah kearifan lokal menjadi tontonan modern yang menarik.

Festival Suara Nusantara 2025 bukan hanya panggung kompetisi, ia menjadi ruang perayaan budaya, tempat nilai-nilai lokal menemukan kembali bentuknya melalui generasi muda.

Dengan penampilan yang memukau dan antusiasme yang luar biasa, para finalis telah menunjukkan bahwa tradisi storytelling Indonesia masih hidup, tumbuh, dan siap mewarnai masa depan.

Berita Kegiatan Lainnya

Berita
Wednesday, 25 February 2026

YIPB Perluas Dampak Sosial Lewat Kolaborasi MBG Swasta untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Serang

Serang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Swasta di Kabupaten Serang menjadi bukti kolaborasi lintas sektor mampu menciptakan dampak luas.

Berita
Wednesday, 25 February 2026

YIPB Dorong Inklusi Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Serang

Serang – Komitmen terhadap inklusi kembali ditegaskan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB). Bersama Baja Perkasa Sentosa (BPS) dari Artha Graha

Berita
Thursday, 19 February 2026

Bakti Sosial dan Donor Darah Warnai Perayaan Imlek 2026 Bersama Prof. Dr. Reda Manthovani

Jakarta – Perayaan Imlek 2026, Selasa (17/02/2026) diisi dengan aksi kemanusiaan yang digagas Prof. Dr. Reda Manthovani, SH., LLM, Jaksa

Berita
Thursday, 19 February 2026

Prof. Dr. Reda Manthovani Ajak Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial pada Imlek 2026

Perayaan Imlek 2026 yang jatuh pada Selasa (17/02/2026) menjadi momentum refleksi dan harapan baru bagi Prof. Dr. Reda Manthovani, SH.,

Berita
Sunday, 7 December 2025

InklusiLand 2025: Festival yang Mengubah Inklusi Menjadi Gerakan Nasional

Tangerang — Di balik riuh tepuk tangan dan keceriaan yang membanjiri Hall 10 ICE BSD, Minggu (7/11/2025), ada sebuah kenyataan

Berita
Sunday, 7 December 2025

Ribuan Peserta Hadiri Inklusiland 2025, Yayasan Inklusi Pelita Bangsa Mantapkan Langkah Menuju Indonesia yang Lebih Inklusif & Berkelanjutan

Tangerang — Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun ini menjadi momentum bersejarah bagi sahabat disabilitas Indonesia. Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB)

Bergabung Menjadi Tim Kami!

Merasa Terinspirasi?

Jadilah bagian dari tim yang menghargai inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan. Bersama-sama, kita menciptakan strategi yang berdampak dan membuat perbedaan.