Medcom.id, Jakarta – Program CSR tak lagi soal bantuan biasa. Kini, Grab dan OVO membawa pengawasan gizi ke level baru lewat peluncuran Command Center MBG, pusat komando berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) yang siap memastikan makanan anak sekolah berkebutuhan khusus tetap aman, higienis, dan bergizi.
Command Center ini dikenalkan kepada Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) dalam kunjungan ke kantor Grab Support di Jakarta Selatan pada 22 Mei 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Maya Miranda Ambarsari, Cahaya Manthovani, serta jajaran dari Grab dan OVO.
Tidak seperti CCTV biasa, dapur-dapur UMKM mitra MBG kini dipantau oleh kamera pintar berbasis AI. Kamera ini bisa mendeteksi kelengkapan sanitasi staf (masker, celemek, hairnet), menghitung jumlah staf dapur secara otomatis, dan mendeteksi hama seperti kecoa, tikus, hingga prosedur serah terima makanan.
“Melalui Command Center MBG yang dihadirkan Grab dan OVO, kami memastikan proses distribusi makanan berjalan transparan, aman, dan mendukung keberlangsungan UMKM lokal di sekitar lokasi program,” ujar Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi dalam keterangan tertulis, Rabu, 25 Juni 2025.
Setiap sekolah dan UMKM mitra dapat mengakses dashboard real-time yang mencatat semua proses, mulai dari persiapan makanan hingga serah terima ke Mitra Pengemudi.
Jika terjadi insiden atau pelanggaran SOP, sistem akan menjalankan lima langkah penanganan yaitu:
- Identifikasi – AI mendeteksi pelanggaran
- Validasi – Tim cek ulang rekaman
- Pelaporan – Laporan harian dikirim ke pihak terkait
- Tindakan Korektif – Intervensi jika pelanggaran berulang
- Evaluasi & Edukasi – UMKM diberi edukasi dan perbaikan SOP
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau lebih dari 1.100 siswa dan 200 guru di 11 sekolah khusus di Tangerang Raya. Anak-anak ini mendapat makanan bergizi dari 8 UMKM lokal yang dipantau langsung oleh Command Center MBG.
Sumber: Medcom.id