Berita
Saturday, 27 September 2025
Admin YIPB

Misi Sehatkan Anak Negeri, Yayasan Inklusi Pelita Bangsa Ikut Awasi Distribusi Makan Bergizi Gratis dengan Teknologi AI

VOI, Jakarta – Seiring dengan kemajuan teknologi di berbagai bidang, inovasi digital kini turut mendukung pelaksanaan program sosial, termasuk upaya pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi gratis bagi pelajar, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus.

Salah satu pendekatan modern yang diadopsi adalah penggunaan sistem pemantauan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memastikan keamanan, kualitas, dan distribusi makanan yang sehat secara real-time.

Sebuah yayasan inklusi yang fokus pada pendidikan anak disabilitas, Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB), baru-baru ini melakukan kunjungan ke pusat pemantauan makanan bergizi (Command Center) yang menjadi bagian dari sistem pengawasan distribusi makanan di wilayah Tangerang Raya.

Program ini telah menjangkau lebih dari 1.100 siswa dan 200 guru di 11 Sekolah Khusus, serta melibatkan delapan pelaku UMKM lokal sebagai mitra penyedia makanan bergizi.

Command Center tersebut berfungsi sebagai pusat operasional teknologi cerdas yang mampu memantau seluruh proses produksi dan distribusi makanan melalui kamera pengawas berbasis AI yang dipasang di titik-titik kritis dapur UMKM, termasuk area memasak, penyajian, dan serah terima makanan.

Kamera ini bekerja secara terbatas hanya selama proses persiapan dan pengemasan makanan, serta telah mendapatkan persetujuan dari pihak penyedia makanan.

Teknologi visual yang digunakan memungkinkan sistem mendeteksi hal-hal penting seperti kebersihan dapur, kelengkapan atribut sanitasi pekerja (masker, celemek, dan penutup rambut), hingga keberadaan hama secara otomatis. Proses ini tidak hanya diawasi oleh AI, tetapi juga oleh tim pengawas manual untuk menjamin akurasi dan validitas data.

Sistem ini juga terhubung dengan dashboard digital terintegrasi yang memungkinkan pihak sekolah dan penyedia makanan mengisi formulir pelaporan secara langsung, dengan data yang dapat dimonitor oleh pusat secara real-time. Ini mempermudah pelacakan, deteksi pelanggaran, dan penyelesaian insiden secara lebih cepat dan transparan.

Terdapat lima tahap dalam sistem penanganan insiden, mulai dari deteksi AI terhadap pelanggaran, validasi manual, pelaporan harian ke pihak terkait, pemberian tindakan korektif setelah pelanggaran berulang, hingga evaluasi menyeluruh untuk peningkatan SOP.

Tokoh penggerak disabilitas nasional, Reda Manthovani, menyambut baik keberadaan teknologi ini. Menurutnya, sistem pemantauan ini menjadi contoh bahwa teknologi dapat memperkuat kepercayaan publik dalam distribusi bantuan sosial.

“Pendekatan semacam ini sangat relevan untuk direplikasi di program-program sosial lainnya di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi Grab-Ovo kepada VOI.

Pihak penyelenggara program menjelaskan sistem ini merupakan hasil pengembangan internal yang telah melalui uji coba intensif. Tujuannya bukan sekadar pengawasan, tetapi juga untuk membangun ekosistem distribusi makanan yang aman, transparan, dan mendukung ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM di wilayah pelaksanaan program.

“Bagi kami, program ini bukan sekadar inisiatif sosial. Ini adalah bentuk komitmen jangka panjang kami untuk membantu menciptakan masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak Indonesia. Kami juga ingin menunjukkan teknologi bisa memberikan dampak sosial nyata,” ujar Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia.

Program makan bergizi gratis ini berlangsung sejak April 2025 dengan dukungan dari pemerintah daerah dan dinas terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan di tiga wilayah administratif Tangerang.

Selain distribusi makanan, program juga melibatkan edukasi gizi bagi penyedia makanan, pemeriksaan lingkungan dapur, dan pelatihan standar sanitasi.

Inisiatif ini telah diperluas ke sejumlah wilayah lain sejak akhir 2024, seperti Kulon Progo (DIY), Kebumen (Jawa Tengah), dan Minahasa (Sulawesi Utara), menjangkau ribuan siswa dan guru. Selain memastikan kecukupan gizi, program ini turut memberdayakan UMKM lokal serta membuka peluang tambahan pendapatan bagi para pengemudi yang terlibat dalam logistik distribusi makanan.

Lebih lanjut, sistem pemantauan ini akan terus dikembangkan agar semakin efisien, adaptif, dan berdampak luas dalam mendukung keberlanjutan program makan bergizi gratis yang menyasar anak-anak dari kelompok rentan.

Sumber: VOI

Berita Kegiatan Lainnya

Berita
Wednesday, 17 September 2025

Ketua YIPB Cahaya Manthovani: Setiap Anak adalah Aset, Bukan Beban

Tidak banyak anak muda yang berani keluar dari jalur aman karier mereka untuk memperjuangkan nilai kemanusiaan. Namun, Cahaya Manthovani justru

Berita
Monday, 1 September 2025

Mengenal Yayasan Inklusi Pelita Bangsa: Pelita Harapan untuk Pendidikan Inklusif

“Pendidikan adalah hak setiap anak, tanpa terkecuali.” Prinsip sederhana ini menjadi dasar berdirinya Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB). Di Indonesia,

Berita
Monday, 1 September 2025

YIPB Buktikan Inklusi dengan Aksi Nyata, Bukan Sekadar Wacana

Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) lahir dengan visi besar untuk menciptakan masyarakat yang lebih setara melalui pendidikan dan pemberdayaan. Komitmen

Berita
Monday, 1 September 2025

Empat Program Inspiratif YIPB: Inklusi yang Hadir dalam Aksi

Komitmen Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) terhadap inklusi bukan sekadar wacana, melainkan nyata di lapangan. Hal ini tercermin melalui berbagai

Berita
Monday, 1 September 2025

Dari Pendidikan hingga Olahraga: Kiprah YIPB Bangun Ruang Inklusif

Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) konsisten menghadirkan program nyata yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas. Lewat berbagai bidang, mulai

Berita
Monday, 1 September 2025

Mengenal Para Pendiri Yayasan Inklusi Pelita Bangsa: Inspirasi di Balik Gerakan Kesetaraan

Di balik berdirinya Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB), hadir sosok-sosok inspiratif yang menjadi penggerak utama lahirnya gerakan inklusi di Indonesia.

Bergabung Menjadi Tim Kami!

Merasa Terinspirasi?

Jadilah bagian dari tim yang menghargai inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan. Bersama-sama, kita menciptakan strategi yang berdampak dan membuat perbedaan.