Di balik berdirinya Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB), hadir sosok-sosok inspiratif yang menjadi penggerak utama lahirnya gerakan inklusi di Indonesia.
Mereka bukan hanya sekadar pengurus formal, tetapi juga pejuang yang mendedikasikan visi, tenaga, dan pemikiran untuk mewujudkan kesetaraan bagi semua.
Dengan latar belakang beragam, para pendiri YIPB menyatukan langkah demi menghadirkan ruang pendidikan dan pemberdayaan bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) serta penyandang disabilitas.
Prof. Dr. Reda Manthovani, SH., LLM — Inisiator

Sebagai akademisi sekaligus praktisi hukum, Prof. Reda memiliki kepedulian mendalam terhadap isu kesetaraan dan keadilan sosial. Dari beliaulah gagasan awal berdirinya YIPB lahir, dengan keyakinan setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama dalam pendidikan dan kehidupan.
Maya Miranda Ambarsari, SH., M.I.B — Ketua Pembina

Seorang wirausaha sosial sekaligus tokoh perempuan inspiratif, Maya menghadirkan energi kepemimpinan penuh empati. Sebagai Ketua Pembina, ia meneguhkan arah yayasan agar konsisten dengan misinya: membangun ruang inklusi yang berkelanjutan.
Ir. Andreas Reza Nazaruddin, MH — Anggota Pembina

Dengan pengalaman panjang di dunia hukum dan manajemen, Andreas Reza menjadi penopang kebijakan sekaligus strategi yayasan. Ia memastikan YIPB berjalan dengan landasan yang kokoh, baik dari sisi program maupun tata kelola organisasi.
Muhammas Rizal Sutono, SH — Ketua Umum

Sebagai Ketua Umum, Rizal berperan sebagai motor penggerak kegiatan harian yayasan. Ia menjembatani visi besar para pendiri dengan implementasi nyata di lapangan, memastikan setiap program berjalan sesuai tujuan.
Cahaya Manthovani, B. Arch — Ketua Harian

Dengan latar belakang arsitektur, Cahaya membawa perspektif kreatif dan praktis dalam membangun program inklusi. Sebagai Ketua Harian, ia fokus pada pelaksanaan kegiatan, mendampingi tim, dan menghidupkan nilai inklusi di setiap aktivitas YIPB.
Bersatu untuk Inklusi
Para pendiri YIPB bukan sekadar nama dalam struktur organisasi, tetapi jiwa yang menggerakkan cita-cita besar: menciptakan Indonesia yang lebih setara, inklusif, dan ramah bagi semua.
Mereka percaya, perubahan hanya mungkin terwujud jika setiap orang diberi ruang untuk berkembang sesuai potensinya. Dari keyakinan inilah, YIPB terus melangkah menjadi pelita harapan bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas.