Berita
Monday, 13 October 2025
Admin YIPB

Dari Dapur ke Sekolah: UMKM Lokal Jadi Tulang Punggung Program MBG-Swasta di Banten

Tangerang Selatan – Di sebuah dapur kecil milik Omah Kulina di Tangerang, aroma tumisan sayur dan ayam goreng memenuhi udara sejak pagi. Beberapa pekerja sibuk menata kotak makan bergizi untuk dikirim ke sekolah-sekolah khusus di sekitar Banten.

Setiap boks tak hanya berisi makanan, tetapi juga harapan, bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan para pelaku UMKM yang kini mendapat kesempatan tumbuh bersama lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG)-Swasta.

Program yang diinisiasi Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) bersama Grab dan OVO ini sejak awal didesain bukan hanya untuk memperbaiki kualitas gizi anak-anak, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi pelaku UMKM di daerah.

Sebanyak 12 UMKM, termasuk dapur sekolah dan usaha rumahan, kini menjadi mitra resmi penyedia makanan bergizi di 18 sekolah khusus (SKh) di lima wilayah Banten: Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Serang, dan Cilegon.

“Kami ingin memastikan program gizi ini juga memberi efek ekonomi bagi masyarakat sekitar. Para pelaku UMKM tidak hanya memasak, tapi juga mendapatkan pelatihan dan pendampingan agar kualitasnya meningkat,” ujar Cahaya Manthovani, Ketua Pelaksana Harian YIPB.

YIPB menggandeng Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dalam proses pemilihan dan pembinaan UMKM. Setiap dapur mitra harus melalui serangkaian inspeksi, mulai dari kebersihan dapur, sanitasi, hingga pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Tak hanya itu, mereka juga mendapatkan edukasi tentang gizi seimbang dan penyesuaian makanan untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Pendekatan ini membuat para pelaku UMKM merasa lebih percaya diri dan memiliki nilai tambah bagi usahanya.

Salah satu mitra, pemilik Omah Kulina, mengaku bahwa keterlibatan dalam program ini membawa perubahan signifikan.

“Kami jadi lebih disiplin menjaga standar kebersihan dan belajar soal gizi anak. Selain itu, pesanan harian dari sekolah membuat dapur kami lebih stabil secara ekonomi,” ujarnya.

Dari sisi teknologi, YIPB bersama Grab mengintegrasikan sistem distribusi digital dan Command Center berbasis AI untuk memastikan makanan dari dapur UMKM sampai ke sekolah dengan aman dan tepat waktu.

Langkah ini menambah transparansi dan efisiensi, sekaligus memudahkan para pelaku usaha kecil dalam mencatat dan memonitor proses pengiriman.

Sementara itu, Maya Miranda Ambarsari, Ketua Pembina YIPB, menilai pemberdayaan UMKM sebagai kunci keberlanjutan program.

“Kami percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari hal kecil, termasuk dapur-dapur lokal yang setiap hari menyiapkan makanan dengan sepenuh hati. Ketika mereka berdaya, maka manfaat program ini akan berlipat ganda,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, para pelaku UMKM bukan hanya menjadi penyedia, tetapi juga mitra strategis dalam memastikan anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan asupan gizi yang layak.

Program MBG-Swasta pun menjadi contoh bagaimana tanggung jawab sosial perusahaan bisa dirancang secara inklusif, mempertemukan kepedulian, teknologi, dan ekonomi rakyat dalam satu gerakan bersama.

Berita Kegiatan Lainnya

Berita
Wednesday, 25 February 2026

YIPB Perluas Dampak Sosial Lewat Kolaborasi MBG Swasta untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Serang

Serang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Swasta di Kabupaten Serang menjadi bukti kolaborasi lintas sektor mampu menciptakan dampak luas.

Berita
Wednesday, 25 February 2026

YIPB Dorong Inklusi Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Serang

Serang – Komitmen terhadap inklusi kembali ditegaskan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB). Bersama Baja Perkasa Sentosa (BPS) dari Artha Graha

Berita
Thursday, 19 February 2026

Bakti Sosial dan Donor Darah Warnai Perayaan Imlek 2026 Bersama Prof. Dr. Reda Manthovani

Jakarta – Perayaan Imlek 2026, Selasa (17/02/2026) diisi dengan aksi kemanusiaan yang digagas Prof. Dr. Reda Manthovani, SH., LLM, Jaksa

Berita
Thursday, 19 February 2026

Prof. Dr. Reda Manthovani Ajak Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial pada Imlek 2026

Perayaan Imlek 2026 yang jatuh pada Selasa (17/02/2026) menjadi momentum refleksi dan harapan baru bagi Prof. Dr. Reda Manthovani, SH.,

Berita
Sunday, 7 December 2025

InklusiLand 2025: Festival yang Mengubah Inklusi Menjadi Gerakan Nasional

Tangerang — Di balik riuh tepuk tangan dan keceriaan yang membanjiri Hall 10 ICE BSD, Minggu (7/11/2025), ada sebuah kenyataan

Berita
Sunday, 7 December 2025

Ribuan Peserta Hadiri Inklusiland 2025, Yayasan Inklusi Pelita Bangsa Mantapkan Langkah Menuju Indonesia yang Lebih Inklusif & Berkelanjutan

Tangerang — Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun ini menjadi momentum bersejarah bagi sahabat disabilitas Indonesia. Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB)

Bergabung Menjadi Tim Kami!

Merasa Terinspirasi?

Jadilah bagian dari tim yang menghargai inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan. Bersama-sama, kita menciptakan strategi yang berdampak dan membuat perbedaan.